KIPRAH

KIPRAH Merupakan singkatan Kita Pro Sampah, program ini dikembangkan mulai tahun 2004 oleh BEST ( Bina Ekonomi Sosial Terpadu) untuk menjawab persoalan persampahan yang terus mengemuka. Dengan menggunakan prinsip decentralized waste management (DESWAM).

KIPRAH mengedepankan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah, sehingga diharapkan sampah dapat dikelola oleh masyarakat yang notabene sebagai penghasil sampah yang pada akhirnya dapat mengurangi sampah yang dibuang ke TPA (Tempat pembuaangan Akhir/Tempat pengelolaan akhir) sampah.

Melalui program KIPRAH dibangun Tempat Pengelolaan sampah Terpadu (TPST/TPS 3R) skala kawasan perumahan di Perumahan Mustika Tiga Raksa Kabupaten Tangerang (2005) dan TPST 3R Skala desa/Kelurahan di Desa Janti Kelurahan Waru Kabupaten Sidoarjo (2007).

Sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga yang sudah dan terpilah ataupun belum terpilah diangkut ke TPST, kemudian dipilah berdasarkan jenisnya organik, non organik dan residu . Selanjutnya sampah organik di fermentasi untuk  media tanam (kompos), sampah non organik dipilah lagi sesuai dengan jenisnya kemudian dijual. Sampah yang tidak layak organik maupun tidak layak jual dibuang ke TPA berupa Residu.

Dalam mengelola TPST masyarakat membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM). Yang bertugas melakukan pengelolaan sampah di TPST. Pembiayaan pengelolaan TPST sepenuhnya ditanggung oleh masyarakat pemanfaat dan support pemerintah daerah untuk pembuangan residu dari TPST ke TPA.

Translate »