SANIMAS

SANIMAS adalah sebuah program Sanitasi oleh masyarakat yang pelaksanaanya melibatkan masyarakat, masyarakat sebagai subjek program. Masyarakat berperan aktif sejak perencanaan, pembangunan, hingga operasional dan pemeliharaan.

SANIMAS  dikembangkan sebagai uji coba  melalui proyek WASPOLA (Water supply and Sanitation Policy and Action Planning) bekerja sama dengan BORDA (Bremen Overseas Research and Development) Indonesia, kelompok kerja air minum dan penyehatan lingkungan lintas  departemen. SANIMAS didanai oleh AusAID.

SANIMAS Menjadi Program Nasional sejak Tahun 2005 dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya, Departemen Pekerjaan Umum yang kemudian menjadi dasar replikasi beberapa program sanitasi  serupa. (seperti, USRI, SLBM, DAK Sanitasi)

 BEST (Bina Ekonomi Sosial Terpadu) sebagai pelaksana program SANIMAS sejak fase Uji Coba (tahun 2002-2003) hingga fase replikasi oleh Kementrian Pekerjaan Umum.

Mengingat masyarakat sebagai subject dari program pembangunan ini maka pemberdayaan masyarakat yang menerima program menjadi suatu keharusan untuk keberlangsungan program, agar tidak hanya sekedar membangun fisik bangunan sanitasi tetapi juga membangun mental dan sikap masyarakat terhadap persoalan sanitasi. Penyiapan Masyarakat meliputi  :

  1. Pelibatan dalam penentuan titik lokasi/seleksi lokasi berdasarkan kebutuhan dengan prinsip Demands responship aproach.
  2. Pelibatan dalam konstruksi
  3. Pelibatan dalam monitoring konstrusi
  4. Operasional dan pemeliharaan
  5. Pelatihan manajemen konstruksi
  6. Pelatihan tukang dan mandor kounstruksi
  7. Pelatihan operasional dan perawatan
  8. Pendampingan paska konstruksi
Translate »